- Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Material Requirement Planning di PT. Dehatex
Perancangan Perangkat Lunak Perkuliahan PDP STT Telkom Bandung
Perancangan Database Equipment Stock Total Indonesia Balikpapan Berbasis Web
Implementasi Sistem Kompetensi Karyawan Berbasis Web di Lingkungan Divre III PT. Telkom
Perancangan Perangkat Lunak Perencanaan Anggaran Pengajaran di PDP STT Telkom
Pembangunan Perangkat Lunak Pelaksanaan Praktikum Jurusan Teknik Elektro
Aplikasi Pemesanan Tiket Biro Perjalanan Marala Tour Berbasis Web
Perancangan dan Implementasi Jaringan Komputer Sistem Diskless-Terminal
Pembuatan Aplikasi Validasi Sebagai Pendukung Integritas Data Warehouse
Sistem Informasi Parkir King’s Shopping Centre
Perangkat Lunak Sistem Pelayanan Perijinan Departemen Perindrustrian dan Perdagangan Republik Indonesia
Pusat Informasi Narkotik dan Obat-Obatan (Narkoba) Berbasis Web
Perangkat Lunak Pemenuhan Gizi Bagi Ibu Hamil
Pembuatan Aplikasi Manajemen Pelaporan Error dalam Pembangunan Corporate Portal Software di PT. Ebdesk Indonesia
Pembuatan Aplikasi Distance Learning Mengenai Activity Based Costing Basic
Implementasi Sistem Edutainment Berbasis Web
Eka Purwanti 613970025 Implementasi Sistem Edutainment Berbasis Web
Pemetaan Hierarki Pemanggilan Operasi Source Code Kernel Linux
Perancangan Sistem Pelatihan Pengoperasian Video Conference Berbasis Web
Perancangan Software Frontdesk Server Assistant (Fosa)
Perangkat Lunak Pendukung Peningkatan Audit Mutu Internal SMM ISO 9000 di PT. Forest Citra Sejahtera
Perangkat Lunak Tes Akademik On Line Berbasis Web
Perangkat Lunak Pengelolaan Administrasi Jurusan Teknik Imformatika Berbasis Web
Aplikasi Sistem Kepegawaian Rumah Sakit dr Slamet
Analisa & Perancangan Sistem Informasi Perpustakaan PT. Omedata Electronics Bandung
Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi Perpustakaan STT Telkom Berbasis Web
Aplikasi Sistem Informasi Penjualan Properti Berbasis Web
Visualisasi Perencanaan Sel pada Sistem Komunikasi Bergerak Seluler Digital GSM Berbasis Web
Perancangan Sistem Informasi Lowongan Kerja Berbasis Web
Perangkat Lunak Berbasis Web Registrasi Gladi
Sistem Simulasi Perdagangan Berjangka Berbasis Online
Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Perdagangan Komoditi Berjangka di PT. Nusatrade Media Graha
Infrakstruktur Kompilasi dalam Lingkungan Linux
Pembangunan Prospektus STT Telkom Interaktif Berbasis Multimedia
Pembangunan Sistem Informasi Pelanggan PT. PLN Bandung Berbasis Web
Perangkat Lunak Pemasaran Perumahan Panorama Jatinangor
Implementasi Perdagangan On Line pada Pemilihan Obat-Obat Paten di PT. Kimia Farma
Perangkat Lunak Pendukung Pengelolaan Administrasi & Keuangan PDP STT Telkom Bandung
Perancangan & Pembuatan Aplikasi Pemantauan (Monitoring) Kondisi Memory Data Base Studi Kasus pada Data Base Kepegawaian PT. Vistalindo Global Solusi
Aplikasi Lelang Berbasis Web
Dec 6, 2012
Bag 2; Contoh Judul Skripsi Komputer
Bagian 1; Contoh Judul Skripsi Jurusan Teknik Komputer
- Aplikasi Pemesanan Rental Mobil Hafa Yogyakarta Dengan Layanan Web dan WAP
- Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Pemasaran dan Persediaan Barang PT. Nycomed Amersham
- Perancangan Perangkat Lunak Tender untuk Jasa Konsultan
- SET Analisa dan Perancangan Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SDM) PT. LEN
- Deteksi Muka Depan Manusia dari Sebuah Citra Berwarna dengan Template Matching
- Perangkat Lunak Sistem Informasi Pegawai PT. Stannia Bineka Jasa
- Perangkat Lunak Pemenuhan Kebutuhan Gizi pada Orang Sakit
- Analisa & Perancangan Sistem Monitoring Inventaris Barang PT. LEN
- Implementasi SMS gateway dengan menggunakan bahasa alami dalam sistem informasi perdagangan (Studi Kasus Toko Amanna)
- Studi dan Implementasi Konsep Business to Costumer dengan Teknologi M-Commerce berbasis WAP
- Perancangan Sistem Informasi Berbasis Web pada Perpustakaan Umum Daerah di Singaraja
- Sistem Aplikasi Try Out SPMB dan EBTANAS Berbasis Web Menggunakan PHP MySQL
- Aplikasi Logika Fuzzy untuk Prediksi Penyakit dengan Metode Criteria Decision Making
- Sistem Informasi Eksekutif untuk Perencanaan Tata Letak Anak Cabang Perusahaan (Studi Kasus Bank PD. BPR Bapas 69 Magelang)
- Membangun Aplikasi Pustaka (Pusat Data Informatika) Berbasis Web
- Aplikasi Algoritma Minimax pada Permainan Checkers
- Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Porsi Dana Investasi Portofolio dengan Model Indeks Tunggal
- Rancang Bangun Multiplayer Game Real Time Strategy Berbasis Macromedia Flash MX
- Menentukan Volume Produksi dengan Menggunakan Metode Sugeno
- Sistem Informasi dan Analisa Akuntansi di PT. Prima Cipta Informatika Yogyakarta
- Penentuan Lokasi Optimal untuk Distribusi Unit Pelayanan Kesehatan (Puskesmas) dengan Sistem Informasi Geografis di Kabupaten Sleman, DIY
- Rancang Bangun Sistem Informasi Geografis Daerah Pariwisata Propinsi Bali Berbasis Web
- Rancang Bangun Aplikasi SMS Alert untuk Job Seeker (Studi Kasus di Alumni Career Center UII)
- Membangun Sistem Perangkat Lunak untuk Efisiensi Biaya Proyek Pembangunan dengan Memanfaatkan FLOAT pada Metode Analisis Jaringan Kerja
- Pemanfaatan Fuzzy Linguistic Hedge sebagai Pengecek Tata Bahasa (Grammar) pada Kalimat yang Berbahasa Inggris
- Permainan Minesweeper dengan Komputer sebagai Pemainnya Menggunakan Metode Heuristik
- Rancang Bangun Aplikasi Mobile untuk Pembayaran Listrik, Air, dan Telepon dengan Java 2 Micro Edition (J2ME)
- Rancang Bangun Aplikasi Game Perang Pesawat dengan Menggunakan Macromedia Flash MX
- Rancang Bangun Aplikasi Game Merapikan Kamar Menggunakan Bahasa Action Script pada Macromedia Flash MX
- Pengkelasan Bentuk Kromosom dengan Menggunakan Metode Fuzzy Membership-Roster
- Aplikasi untuk Knowledge Management pada Perusahaan Pelayanan Kesehatan Berbasis Web menggunakan PHP
- Sistem Informasi Perusahaan Terpadu Berbasis Web
- Rancang Bangun Sistem Informasi Eksekutif (SIE) Studi Kasus pada Koperasi Unit Desa (KUD) Sri Makmur, Desa Keras Wetan, Kec. Geneng, Kab. Ngawi, Jawa Timur
- Aplikasi Sistem Pakar untuk Diagnosa Penyakit Kulit dan Pengobatannya dengan Basis Pengetahuan yang Dinamis
- Pengembangan e-Catalogue dengan Metode Pengembangan Berorientasi Objek
- Membangun Aplikasi Multimedia Edukatif-Games sebagai Alat Bantu Belajar
- Rancang Bangun Alat Bantu Ajar Matematika untuk Anak-Anak dengan Macromedia Flash MX
- Rancang Bangun Aplikasi Action and Strategy Games Pasukan Anti Teroris Menggunakan Teknologi J2ME
- Aplikasi Data Mining dengan Menggunakan Metode Decision Tree untuk Prediksi Penentuan Resiko Kredit
- Simulasi dan Visualisasi Penyelesaian Job-Shop Model dengan Menggunakan Borland Delphi
- Estimasi Biaya Empiris Menggunakan Constructive Cost Model
Nov 30, 2012
Klasifikasi Makhluk Hidup, Taksonomi
Ilmu yang mempelajari klasifikasi mkhluk hidup adalah Taksonomi
Klasifikasi dilakukan untuk menyederhanakan obyek kajian makhluk hidup yang beranekaragam
Dasar klasifikasi adalah persamaan dan perbedaan ciri makhluk hidup.
Pembagian Kingdom Makhluk Hidup
Dengan penemuan Virus maka klasifikasi berkembang menjadi 7 kingdom yaitu Virus, Arkhaebakteri dan Eubacteria, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia.
Filum-filum dalam Kingdom Animalia :
1. Porifera
2. Coelenterata
3. Platyhelminthes
4. Nemathelminthes
5. Anelida
6. Molusca
7. Arthropoda
8. Echinodermata
9. CHORDATA
Latihan 2. Carilah kingdomnya berdasarkan pembagian kingdom menjadi 6
( Virus, Monera, Protista, Fungi, Plantae, Animalia )
1. Ganggang Biru
2. Rhizopus oryza (Jamur tempe)
3. Mangifera indica (Mangga)
4. Varanus komodoensis (Komodo)
5. Amoeba
6. Mycobacterium leprae
7. Bakteri ungu
8. Cocos nucifera (Kelapa)
9. Paramecium
10. Ragi tape
11. Protozoa
12. Sallaca edulis ( Salak )
13. Arachis hypogaea ( Kacang tanah )
14. Elephas maximus
15. Solanum Tuberosum (Kentang)
16. Gallus gallus (Ayam)
17. Ganggang merah
18. Parkia spesiosa ( Petal )
19. Autotrof, prokariotik, unisel
20. Unisel, eukariotik, heterotroph
21. Autotrof, multisel terdeferensiasi, eukariotik
22. Heterotrof, multiseluler, fagotrof
23. Autotrof, multiseluler tidak terdeferensiasi, eukariotik
24. Heterotrof, multiseluler, absorb
25. Sallaca edulis (Salak)
26. Arachis hypogaea ( kacang tanah )
27. Strepcocus mutans
28. NCD
29. HIV
30. Dengue
Klasifikasi dilakukan untuk menyederhanakan obyek kajian makhluk hidup yang beranekaragam
Dasar klasifikasi adalah persamaan dan perbedaan ciri makhluk hidup.
Sistem Klasifikasi
| | Sistem Klasifikasi | Dasar yang dipakai |
| 1. | Alami | Ciri morfologi, anatomi dan fisiologi |
| 2. | Buatan | Ciri morfologi |
| 3. | Filogeni | Jauh dekatnya hubungan kekerabatan |
Tingkatan takson
| Semakin kea rah spesies persamaan ciri semakin banyak | KINGDOM | Semakin kearah spesies jumlah organismenya semakin sedikit |
| FILUM/DIVISIO | ||
| KELAS | ||
| ORDO | ||
| FAMILI | ||
| GENUS | ||
| SPESIES |
Aturan penulisan nama ilmiah
- Aturan penulisan nama ilmiah mengikuti aturan Binomial Nomenclature yang dibuat Carolus Linaeus
- Nama spesies dibuat dalam bahasa latin atau yang dilatinkan agar bisa dikenal oleh seluruh ilmuwan yang ada di dunia
- Ditulis dalam 2 kata, data depan menunjukkan nama genusnya ( diawali dengan huruf besar), dan kata kedua merupakan petunjuk spesies atau epitethonnya
- Dicetak miring atau digaris bawah secara terpisah
- Nama penemu atau inisialnya bisa ditambahkan di belakang nama spesies diawali huruf besar dan tidak dicetak miring
- Nama ras pada hewan dan nama varietas pada tumbuhan ditambahkan pada bagian belakang nama spesies.
- Nama ilmiah untuk Flamboyan : Delonix regia Raf. ( Delonix adalah nama genusnya, regia adalah petunjuk spesiesnya dan Raf adalah singkatan nama penemunya
- Padi ketan, memiliki nama ilmah Oryza sativa glutinosa, kata glutinosa menunjukkan nama varietasnya
- Harimau Sumatera, memiliki nama ilmiah Panthera tigris sumateraensis, kata sumateraensis menunjukkan rasnya
Pembagian Kingdom Makhluk Hidup
Klasifikasi manusia hidup pertama kali hanya diklasifikasikan dalam 2 kingdom ( Plantae dan Animalia ), berdasarkan mobilitas dan cara mendapatkan makanannya.
Pembagian menjadi 3 kingdom ( Protista, Plantae, dan Animalia ) dilakukan setelah penemuan mikroskop, dan pembagian dunia makhluk hidup menjadi 4 kingdom (Monera, Protista, Plantae, Animalia ) dibuat setelah ditemukannya mikroskop electron, Robert Whittaker memisahkan jamur dari kingdom Plantae dengan pertimbangan Jamur tidak bisa melakukan fotosintesis, sehingga klasifikasinya menjadi 5 kingdom yaitu Monera Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia.
Dalam perkembangan selanjutnya kingdom monera dibagi menjadi 2 kingdom yaitu Arkhaebacteria dan Eubacteria, sehingga pembagian kingdom monera dibagi menjadi 6 yaitu Arkhaebacteri dan Eubacteria, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia.
Dengan penemuan Virus maka klasifikasi berkembang menjadi 7 kingdom yaitu Virus, Arkhaebakteri dan Eubacteria, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia.
Filum-filum dalam Kingdom Animalia :
1. Porifera
2. Coelenterata
3. Platyhelminthes
4. Nemathelminthes
5. Anelida
6. Molusca
7. Arthropoda
8. Echinodermata
9. CHORDATA
Latihan 2. Carilah kingdomnya berdasarkan pembagian kingdom menjadi 6
( Virus, Monera, Protista, Fungi, Plantae, Animalia )
1. Ganggang Biru
2. Rhizopus oryza (Jamur tempe)
3. Mangifera indica (Mangga)
4. Varanus komodoensis (Komodo)
5. Amoeba
6. Mycobacterium leprae
7. Bakteri ungu
8. Cocos nucifera (Kelapa)
9. Paramecium
10. Ragi tape
11. Protozoa
12. Sallaca edulis ( Salak )
13. Arachis hypogaea ( Kacang tanah )
14. Elephas maximus
15. Solanum Tuberosum (Kentang)
16. Gallus gallus (Ayam)
17. Ganggang merah
18. Parkia spesiosa ( Petal )
19. Autotrof, prokariotik, unisel
20. Unisel, eukariotik, heterotroph
21. Autotrof, multisel terdeferensiasi, eukariotik
22. Heterotrof, multiseluler, fagotrof
23. Autotrof, multiseluler tidak terdeferensiasi, eukariotik
24. Heterotrof, multiseluler, absorb
25. Sallaca edulis (Salak)
26. Arachis hypogaea ( kacang tanah )
27. Strepcocus mutans
28. NCD
29. HIV
30. Dengue
Nov 9, 2012
Meningkatkan Pemahaman Siswa Tentang Jenis-Jenis Usaha Ekonomi Di Masyarakat Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Learning Teknik Kunjung Lapangan
Meningkatkan Pemahaman Siswa Tentang Jenis-Jenis Usaha Ekonomi Di Masyarakat Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Learning Teknik Kunjung Lapangan Pada Pembelajaran IPS Pada Kelas V SDN 2 Tridharma Kec. Pulubala“ Suatu penelitian Tindakan Kelas, SKRIPSI, Gorontalo, Jurusan Pendidikan Sekolah Dasar, Program PJJ S1 PGSD, Universitas Negeri Gorontalo, 2010.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah Apakah dengan model Pembelajaran kooperatif learning dengan teknik kunjung lapangan pemahaman siswa tentang Jenis-Jenis Usaha Ekonomi di masyarakat pada siswa kelas V di SDN 2 Tridharma Kecamatan. Pulubala Kabupaten Gorontalo dapat ditingkatkan. Adapun tujuan penelitian adalah untuk untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang jenis-jenis usaha ekonomi di masyarakat menggunakan model Pembelajaran Cooperative learning dengan teknik kunjung lapangan pada siswa kelas V di SDN 2 Tridharma Kecamatan. Pulubala Kabupaten Gorontalo.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi kegiatan belajar siswa dan melalui hasil kerja siswa. Sementara teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat dikemukakan beberapa kesimpulan yakni secara umum penggunaan model pembelajaran kooperati learning teknik kunjung lapangan dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang jenis-jenis usaha ekonomi di masyarakat.
Tingkat pemahaman siswa secara umum mengalami peningkatan dari kegiatan siklus demi siklus yang dilaksanakan dalam penelitian.Hal ini terlihat pada siklus I, bahwa dari 5 aspek yang dinilai dalam pemahaman siswa secara keseluruhan hanya mencapai rata-rata 66 %. Setelah diadakan refleksi dan perbaikan pembelajaran pada siklus II, pemahaman siswa meningkat sebesar 89%. Dengan pengertian siklus I ke siklus II mencapai indikator yang telah ditetapkan.
Kesimpulan dari hasil penelitian bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif learning teknik kunjung lapangan dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang jenis-jenis usaha ekonomi di masyarakat menunjukan keberhasilan sesuai indikator yang diharapkan.
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pembangunan di bidang pendidikan sebagai salah satu bagian dari pembangunan Nasional, perlu diwujudkan guna peningkatan dan kemajuan sektor pendidikan. Merosotnya kualitas pendidikan banyak mendapat sorotan dari masyarakat, peserta lulusan kependidikan, para pendidik dan pemerintah. Oleh karena itu pemerintah berupaya semaksimal mungkin mengadakan perbaikan dan penyempurnaan di bidang pendidikan. Sebagai langkah antisipasi, maka pendidikan banyak diarahkan pada penataan proses belajar, penggunaan dan pemilihan media belajar secara tepat. Kesemuanya dimaksudkan untuk pencapaian hasil belajar semaksimal mungkin.
Belajar adalah suatu proses yang kompleks yang terjadi pada semua orang dan berlangsung seumur hidup. Salah satu pertanda bahwa seorang telah belajar adalah perubahan tingkah laku dalam dirinya. Perubahan tingkah laku tersebut menyangkut baik perubahan yang bersifat pengetahuan (kognitif) dan keterampilan (psikomotor) maupun yang menyangkut nilai dan sikap (afektif).
Melihat sedemikian kompleksnya masalah proses belajar dan peran guru, maka dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam proses belajar mengajar perlu dikembangkan iklim kandusif yang dapat menumbuhkan sikap dan prilaku belajar secara wajar. Untuk itu pembelajaran dengan menggunakan media, khususnya media gambar dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif untuk hal tersebut.
Dalam Kurikulum Pendidikan Dasar tahun 2001 dicanangkan fungsi dan tujuan ilmu sosial antara lain mengembangkan nilai dan sikap serta keterampilan sosial siswa untuk dapat menelaah kehidupan sosial yang dihadapi sehari - hari serta menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap perkembangan masyarakat Indonesia sejak masa lalu hingga masa kini.
Tentunya dengan materi yang disesuaikan dengan dunia anak yang memandang dirinya sebagai pusat lingkungan yang merupakan suatu keseluruhan dengan pemaknaan secara holistik yang berangkat dari hal yang bersifat konkrit.
Untuk itu guru harus kreatif dalam mendesain metode pembelajaran yang disenangi dan bermakna bagi siswa sehingga siswa dapal menghubungkan konsep yang dipelajarinya dengan dunia anak dalam kehidupannya sehari-hari. Dengan demikian diharapkan siswa dapat lebih mudah memahami materi yang diberikan.
Untuk itu guru harus kreatif dalam mendesain metode pembelajaran yang disenangi dan bermakna bagi siswa sehingga siswa dapal menghubungkan konsep yang dipelajarinya dengan dunia anak dalam kehidupannya sehari-hari. Dengan demikian diharapkan siswa dapat lebih mudah memahami materi yang diberikan.
Penanaman sikap atau sikap mental yang baik melalui pengajaran IPS, tidak dapat dilepaskan dari mengajarkan nilai dan sistem nilai yang berlaku di masyarakat. Dengan kata lain , strategi pengajaran nilai dan sistem nilai pada IPS bertujuan untuk membina dan mengembangkan sikap mental yang baik. Materi dan pokok bahasan pada pengajaran IPS dengan menggunakan berbagai metode (multi metode), digunakan untuk membina penghayatan, kesadaran, dan pemilikan nilai-nilai yang baik pada diri siswa. Dengan terbinanya nilai-nilai secara baik dan terarah pada mereka, sikap mentalnya juga akan menjadi positif terhadap rangsangan dari lingkungannya, sehingga tingkah laku dan tindakannya tidak menyimpang dari nilai-nilai yang luhur. Dengan demikian tingkah laku dan tindakannya tadi selalu akan dilandasi oleh tanggung jawab terhadap dirinya sendiri dan terhadap lingkungannya. Penanaman nilai dan sikap pada pengajaran IPS hendaknya dipersiapkan dan dirancang berkesinambungan dengan penekanan pada setiap tingkat yang berbeda. Semakin tinggi jenjangnya semakin besar unsur pemahaman dan pertanggungjawabannya.
Pengajaran IPS dilaksanakan dalam waktu yang terbatas, sehingga tidak mungkin dapat memperkenalkan seluruh nilai- nilai kehidupan manusia kepada siswa. Oleh karena itu nilai-nilai yang akan ditanamkan kepada siswa merupakan nilai-nilai yang pokok dan mendasar bagi kehidupan manusia. Sikap dan tingkah laku yang berlaku umum, yang lebih mengembangkan nilai kemanusiaan dan mengembangkan kesatuan sebagai warga masyarakat perlu mendapatkan tekanan.
Berdasarkan pengamatan pada proses pembelajaran IPS tentang jenis-jenis usaha ekonomi di kelas V SDN 2 Tridharma Kecamatan Pulubala, guru masih berorientasi pada siswa yang dijadikan objek bukan sebagai subjek dalam pembelajaran. Sehingga guru dalam proses ini mendominasi aktivitas belajar sedangkan siswa hanya menerima informasi dari guru secara pasif.
Keterlibatan siswa dalam proses belajar tentang jenis-jenis usaha ekonomi masyarakat hanya sekadar mendengarkan dan bertanya apabila tulisarn atau suara guru kurang terdengar, tanpa dapat dengan aktif ikut mengembangkan materi yang didapatnya di sekolah dan menghubungkan materi tersebut dengan apa yang dilihat sehari-hari menyangkut jenis-jenis usaha ekonomi masyarakat.
Berdasarkan uraian di atas, proses pembelajaran selama ini ternyata telah berpengaruh pada kurangnya pemahaman siswa pada mata pelajaran IPS terutama pada materi jenis-jenis usaha ekonomi masyarakat, sehingga hasil belajar siswa pun ikut menurun. Sehingga penenliti tertarik untuk melakukan peningkatan pemahaman siswa pada materi tersebut dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif learning teknik kunjung lapangan. Model pembelajaran ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa sehingga indikator keberhasilan dapat tercapai sesuai yang diharapkan dalam penelitian ini.
1.2. Identifikasi Masalah
Berdasarkan analisis situasi baik kondisi maupun proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial tentang jenis-jenis usaha ekonomi masyarakat selama ini maka dapat diidentifikasi beberapa permasalahan sebagai berikut :
1.2.1 Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial tidak sesuai dengan tingkat perkembangan dan konteks kehidupan anak.
1.2.2 Metode pembelajaran yang digunakan belum optimal dan kurang sesuai dengan materi yang diajarkankhususnya pada materi jenis-jenis usaha ekonomi masyarakat.
1.2.3 Pemahaman belajar siswa masih rendah tentang jenis-jenis usaha ekonomi masyarakat.
1.2.4 Siswa cenderung statis dan kurang memahami penjelasan guru dengan menggunakan metode ceramah.
1.3. Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang sebelumnya, maka rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu “Apakah dengan model Pembelajaran Kooperatif learning dengan teknik kunjung lapangan pemahaman siswa tentang Jenis-Jenis Usaha Ekonomi di masyarakat pada siswa kelas V di SDN 2 Tridharma Kecamatan. Pulubala Kabupaten Gorontalo dapat ditingkatkan
1.4. Cara Pemecahan Masalah
Permasalahan rendahnya pemahaman belajar siswa di kelas V di SDN 2 Tridharma Kecamatan. Pulubala Kabupaten Gorontalo perlu segera dicarikan solusinya guna peningkatan pemahaman siswa, demikian pula guru perlu melakukan refleksi atas kinerjanya selama perolehan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS yang masih rendah..
Berdasarkan hasil identifikasi masalah tersebut, maka ditempuh upaya pemecahan masalah sebagai berikut: .
1.4.1. Mempersiapkan penyajian bahan ajar yang sesuai dengan materi.
1.4.2. Menggunakan metode pembelajaran kooperatif teknik kunjung lapangan.
1.4.3. Membagi siswa dalam tiap-tiap kelompok untuk melakukan kunjung lapangan pada jenis-jenis usaha ekonomi yang dimiliki masyarakat baik itu di dalam lingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolah.
1.5. Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang jenis-jenis usaha ekonomi di masyarakat menggunakan model Pembelajaran kooperatif learning dengan teknik kunjung lapangan pada siswa kelas V di SDN 2 Tridharma Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo.
1.6. Manfaat Penelitian
Hasil penelitian tindakan kelas ini diharapkan dapat memberi manfaat baik sekolah, peneliti maupun peserta didik.
1.6.1. Bagi sekolah, penelitian ini dapat menjadi masukan untuk meningkatkan hasil belajar yang dicapai dalam pelaksanaan proses belajar mengajar yang telah di selenggarakan selama ini terutama dalam pembelajaran siswa tentang materi sumber daya alam yang dapat diperbaharui pada mata pelajaran IPS.
1.6.2. Peserta didik, penelitian ini dapat membantu mereka dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPS.
1.6.3. Bagi sekolah diharapkan memberikan kontribusi dalam usaha untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas praktek pembelajaran di sekolah.
